Pengertian Search Engine

Search engine adalah sebuah program yang digunakan sebagai alat bantu untuk mencari informasi di internet. Search engine mempunyai sebuah database elektronik yang berisi jutaan hingga miliaran alamat-alamat situs dan informasi yang berserakan dijagad Internet ini. Cara penggunaan search engine adalah dengan mengetikkan kata kunci (keyword) yang hendak dicari dan setelah itu akan ditampilkan sejumlah link yang akan mengarahkan kepada situs atau informasi yang ada relevansinya dengan keyword yang dimasukkan.

Perkembangan search engine berawal dari diciptakannya perangkat lunak yang bernama Archie oleh Alan Emtage, seorang mahasiswa dari Universitas McGill, Montreal, Kanada, pada tahun 1990. Perangkat lunak Archie mampu meng-index file-file terdapat pada FTP server publik. Ini merupakan aplikasi pertama yang digunakan untuk mencari informasi di internet, sehingga Archie dinobatkan sebagai nenek moyang dari search engine.

Search engine berikutnya adalah Veronica (Very Easy Rodent-Oriented Net-wide Index to computerized Archives) dan Jughead (Jonzy’s Universal Gopher Hierarchy Excavation And Display), yang mampu meng-index halaman-halaman plain text yang terdapat pada server gopher.

World Wide Web Wanderer merupakan aplikasi search engine pertama yang menggunakan teknologi robot dalam melakukan proses indeks halaman-halaman web yang terdapat pada web server. Aplikasi ini dirintis oleh Matthew Gray di MIT pada tahun 1993, namun aplikasi ini menimbulkan kontroversi, karena akibat dari kinerja robot ini menghabiskan bandwith yang sangat besar.

Berikutnya pada tahun 1993, Martijin Koster membuat ALIWEB (Archie- Like Indexing of the Web). ALIWEB mengizinkan pengguna internet untuk men submit halaman webnya untuk diindeks dengan teknologi kumpulan meta-data.

Aplikasi-aplikasi diataslah yang menginspirasi lahirnya teknologi-teknologi search engine yang baru diantaranya WebCrawler, Hotbot, Excite, Ask, Infoseek, Inktomi, AltaVista, Lycos, Yahoo, Baidu, Bing, Google dan masih banyak lainnya.

Segera sesudah itu, banyak search engine yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk diantaranya adalah direktori-direktori populer yang menggabungkan atau menambahkan teknologi search engine agar fungsinya semakin meningkat. Search engine adalah alat yang powerful untuk membantu tugas navigasi pada World Wide Web yang berkembang pesat (Beigi et al., 1997).

Serach Engine

Menurut Phan (2010), search engine terdiri dari tiga bagian utama, yaitu :

Pengertian Web crawler

Crawling atau spidering adalah sebuah proses otomatis untuk mengumpulkan data dengan web spider. Spider divisualisasikan sebagai laba-laba kecil dan juga dikenal sebagai crawlers, robots, software agents, wanderers, walkers atau knowbots. Spider mulai meng-crawl beberapa halaman web dan mengikuti link-link dalam halaman web tersebut. Setelah mengambil halaman yang ditunjuk, spider mengikuti link-link hingga yang berada pada halaman terakhir. Proses yang sama akan dilanjutkan sampai spider mengindek bagian tertentu dari web.

Pengertian Indexer

Indexer bertugas melakukan indexing, yaitu proses mengambil data mentah dan mengkategorisasikannya. Proses indexing akan menghapus duplikasi data dan secara umum mengatur data ke dalam bentuk yang terstruktur.

Query Processor

Terdiri dari form pencarian dan pencocokan permintaan pencarian yang relevan dengan database.

Arsitektur umum dari sebuah search engine terdiri dari sebuah frontend process di mana user memasukkan kata kunci pencarian ke dalam interface search engine. Search engine mengeksekusi operasi pencarian pada file index. Setelah melakukan perangkingan, interface search engine mengembalikan hasil pencarian kepada user. Pada back-end process, sebuah spider/robot mengambil halaman web dari internet dan kemudian subsistem pengindekan akan mem-parsing halaman web dan menyimpannya ke dalam file index.

Fungsi Search Engine

Search engine adalah program komputer yang dirancang untuk membantu seseorang menemukan file-file yang disimpan dalam komputer, misalnya dalam sebuah server umum di web (www) atau dalam komputer sendiri. Search engine memungkinkan untuk meminta content media dengan kriteria yang spesifik (biasanya yang berisi kata atau frasa yang ditentukan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria tersebut. Search engine biasanya menggunakan indeks (yang sudah dibuat sebelumnya dan dimutakhirkan secara teratur) untuk mencari file setelah pengguna memasukkan kriteria pencarian. Fungsi search engine tidak lain adalah untuk mencari informasi dengan cara mengetikkan kata kunci yang dimaksud, sehingga akan ditampilkan pada hasil pencarian yang berupa website website asli yang berisi berbagai bentuk informasi seperti tulisan, gambar, video, dsb. dengan mudah dan cepat dimana informasi tersebut berada.

Contoh Search Engine

Contoh search engine yang sering digunakan antara lain :

  1. Google
    Saat ini Google merupakan perusahaan besar di Amerika dengan penghasilan sekitar $21Milyar ditahun 2008 dan ditargetkan mencapai $40 Milyar ditahun 2009 ini. Penghasilan sebesar itu 99,9% diperoleh dari periklanan yang tersebar hampir disemua aspek dunia maya.Google yang mempunyai misi awal untuk “menyatukan semua informasi dari seluruh dunia dan membuatnya mudah diakses serta berguna dan menjadi bintang” didunia internet. Nama Google sendiri sebenarnya adalah plesetan dari kata Googol yang berarti 10 pangkat 100, yang berarti angka 1 dan diikuti seratus angka nol yang dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa di Google ada banyak sekali informasi yang hampir “tak terhitung” banyaknya.
  2. Yahoo
    Yahoo adalah sebuah portal web populer yang dioperasikan perusahaan yang bernama Yahoo Inc.. Yahoo pada awalnya hanyalah semacam bookmark (petunjuk halaman buku), ide itu berawal pada bulan April 1994, dimana saat itu dua orang alumni Universitas Stanford mendapat liburan ketika profesor mereka pergi ke luar kota karena cuti besar. Mahasiswa teknik David Filo dan Jerry yang mempunyai sedikit pekerjaan yang harus dilakukan selain menjelajah internet. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk mengkompilasi sebuah daftar bookmark yang besar, yang dikelompokkan berdasarkan subyek.
  3. Bing
    Bing merupakan search engine website yang bernaung dibawah bendera Microsoft. Bing ini merupakan bentuk reinkarnasi yang dilakukan Microsoft terhadap ketiga search engine terdahulu, yakni Live Search, Windows Live Search, dan MSN search. Produk search engine yang baru ini secara resmi diluncurkan pada tanggal 3 Juni 2009 menggantikan search engine sebelumnya, yaitu Live Search. Bing diciptakan dengan menggunakan suatu teknologi, yakni teknologi PowerSet. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh hasil pencarian yang lebih akurat. Disamping itu, Bing dilengkapi dengan kemampuan untuk menyimpan dan membagi historis pencarian melalui Windows Skydrive, Facebook dan e-mail. Bing mengelompokan pencarian berdasarkan empat kategori, yaitu web untuk pencarian halaman situs atau website, images untuk pencarian gambar, news untuk pencarian berita, dan xRang untuk pencarian yang paling dicari oleh pengguna Bing.
  4. Ask
    Ask adalah sebuah search engine yang ditemukan oleh Garrett Gruener dan David Warthen pada tahun 1996. Ask mempunyai beberapa anak perusahaan seperti Ask For Kids, Bloglines, dan Teoma. Fitur yang ditawarkan kepada pengunjung yaitu pencarian gambar, berita, map, cuaca, blogs dan feeds, ensyclopedia listings, dan lain-lain. Pengunjung juga dapat menemukan opsi pencarian lainnya seperti Advance search, bloglines, currency conversion, desktop search, mobile content, dan movies. Baru-baru ini Ask memiliki desain baru dan beberapa pemberitaan positif tentang ask diberbagai situs berita teknologi.

Referensi :

  1. L.R. Aini, 2012
  2. T. Wijaya, 2011
  3. Yuhevizar, 2008, 10 Jam Meng. Internet,teknologi